Selasa, 18 Maret 2014

FULL BLOCK STYLE (semester 8)

TUGAS SOFTKILL

Nama       : Hartaty Robiasih
NPM       : 13210165
Kelas      : 4EA13






INSAN PRIMA NATIONAL TRADING COMPANY
JLN. K.H. Noor Ali No. 30
Bekasi 10240




Ref      : HR/ LG/ 12B

13th March 2014


PT. Multi Jaya Abadi
132 Jln. Maphilindo Raya
Surabaya 2860


Dear Sirs,
We visited your stand at the Indonesia Trade Fair IN kemayoran sometime ago. We were interested very much in your Montana Ladies’ Shoes displayed at the Fair.

We should be pleased if you would send us your colour catalogue of your complete range of the Ladies’ Shoes, price list and term of payment.

If they are competitive and the term are satisfactory, we may place our regular order in the future.


Your sincerely,



Hartaty Robiasih
Purchase Manager
 


Senin, 06 Januari 2014

ETIKA BISNIS Contoh-contoh kasus

ETIKA BISNIS (Contoh Kasus)
Nama  : Hartaty Robiasih
Kelas  : 4EA13
NPM  : 13210165



 Kasus Hak Pekerja :

Masalah kasus Pengusaha dan Puluhan Pekerja panci di Tanggerang yang terkena tindakan kekerasan dan belom mendapatkan Hak-hak nya.
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyesalkan lambannya penyelesaian kasus pekerja panci di Tangerang. Menurut Kadiv Advokasi dan HAM KontraS, Yati Andriyani, sudah tiga bulan kasus yang menimpa puluhan pekerja panci terkuak, namun sampai saat ini belum satu pun berbuah hasil seperti harapan. Pasalnya, para pekerja yang semasa bekerja kerap mendapat perlakuan tidak manusiawi dari pengusahanya itu sampai saat ini belum dipenuhi hak-haknya. Mulai dari upah sampai hak-hak lainnya sebagai pekerja. Yati mencatat ada 3 instansi pemerintah yang memproses kasus tersebut, yaitu polres tigas raksa Tanggerang, dinas tenaga kerja kabupaten Tanggerang dan kemenakertrans. Proses penyiidikan memmakan waktu sejak 2 mei 2013 dan menyerahkan berkas kke jaksaan negeri tanggerang 25 juli 2013. Hasil penyidikan hanya mencantumkansi pengusaha yaitu yuki dan mandor. Padahal dalam pemeriksaan saksi menyebutkan keterlibatan aparat kepolisisan dan TNI. Adanya intimidasi dan ancaman dengan cara tembakan ke tanah dimana para pekerja panci yang sedang bekerja. Menurut Sekjen (OPSI), Timboel Siregar melihat kasus ini seakan hilang ditiup angin. Padahal kasus ini terungkap banyak janji yang di umbar pihak berwewenang untuk menyelesaikan masalah. Timboel mendeak pemerintah dan aparat penegak hokum segera menuntaskan kasus tersebut baik menyangkut erdata dan pidana, dan menegakkan hokum dibarengi dengan perbaikan pengawasan ketenagakerjaan. Hingga sekarang Kemenakertrans belum memberikan pernyataan resmi dan belum berbuah hasil.
 Kasus iklan tidak etis:
Iklan Fren (Nelpon Pake Fren Bayarnya Pake Daun) 
Persaingan sengit antara para penyedia layanan kartu selurer tampaknya sudah memasuki suatu demensi baru.  Perang tarif dan perang ikon menjadi sesuatu yang lumrah, dan lagi-lagi masyarakat yang menjadi tujuan peperangan tersebut. Fren, salah satu penyedia layanan kartu seluler beberapa waktu lalu mengeluarkan sebuah iklan yang menampilkan seorang wanita hanya mengenakan daun dan ditemani beberapa pria yang juga hanya mengenakan daun.Setidaknya ada 2 hal di iklan itu yang menjadi bahan perdebatan :
1.        Iklan ini menempatkan seorang wanita muda hanya mengenakan daun, dan ada tiga pria yang juga hanya mengenakan daun di belakangnya. Iklan ini tidak mendidik. Iklan ini jelas termasuk iklan yang mengeksploitasi seksual. Apa salahnya bila wanita dan tiga pria itu mengenakan pakaian yang pantas?
2.        YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) juga mempermasalahkan slogan dari Fren, “Nelpon Pake Fren Bayarnya Pake Daun”. YLKI berpendapat daun bukan merupakan alat pembayaran yang sah.
 Kasus Etika pasar bebas:
KASUS ETIKA BISNIS INDOMIE DI TAIWAN
Akhir-akhir ini makin banyak dibicarakan perlunya pengaturan tentang perilaku bisnis terutama menjelang mekanisme pasar bebas. Kasus Indomie yang mendapat larangan untuk beredar di Taiwan karena disebut mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi manusia dan ditarik dari peredaran. Zat yang terkandung dalam Indomie adalah methyl parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat). Kedua zat tersebut biasanya hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik, dan pada Jumat (08/10/2010) pihak Taiwan telah memutuskan untuk menarik semua jenis produk Indomie dari peredaran. Di Hongkong, dua supermarket terkenal juga untuk sementara waktu tidak memasarkan produk dari Indomie.
Kasus Indomie kini mendapat perhatian Anggota DPR dan Komisi IX akan segera memanggil Kepala BPOM Kustantinah. “Kita akan mengundang BPOM untuk menjelaskan masalah terkait produk Indomie itu, secepatnya kalau bisa hari Kamis ini,” kata Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/2010). Komisi IX DPR akan meminta keterangan tentang kasus Indomie ini bisa terjadai, apalagi pihak negara luar yang mengetahui terlebih dahulu akan adanya zat berbahaya yang terkandung di dalam produk Indomie.
A Dessy Ratnaningtyas, seorang praktisi kosmetik menjelaskan, dua zat yang terkandung di dalam Indomie yaitu methyl parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat) adalah bahan pengawet yang membuat produk tidak cepat membusuk dan tahan lama. Zat berbahaya ini umumnya dikenal dengan nama nipagin. Dalam pemakaian untuk produk kosmetik sendiri pemakaian nipagin ini dibatasi maksimal 0,15%. Ketua BPOM Kustantinah juga membenarkan tentang adanya zat berbahaya bagi manusia dalam kasus Indomie ini. Kustantinah menjelaskan bahwa benar Indomie mengandung nipagin, yang juga berada di dalam kecap dalam kemasam mie instan tersebut. tetapi kadar kimia yang ada dalam Indomie masih dalam batas wajar dan aman untuk dikonsumsi, lanjut Kustantinah. Tetapi bila kadar nipagin melebihi batas ketetapan aman untuk di konsumsi yaitu 250 mg per kilogram untuk mie instan dan 1.000 mg nipagin per kilogram dalam makanan lain kecuali daging, ikan dan unggas, akan berbahaya bagi tubuh yang bisa mengakibatkan muntah-muntah dan sangat berisiko terkena penyakit kanker.
Menurut Kustantinah, Indonesia yang merupakan anggota Codex Alimentarius Commision, produk Indomie sudah mengacu kepada persyaratan Internasional tentang regulasi mutu, gizi dan kemanan produk pangan. Sedangkan Taiwan bukan merupakan anggota Codec. Produk Indomie yang dipasarkan di Taiwan seharusnya untuk dikonsumsi di Indonesia. Dan karena standar di antara kedua negara berbeda maka timbulah kasus Indomie ini.
Kasus Whistle blowing:
Kasus skandal perusahaan The Big Tobbacoh
Contoh kasus di negara lain Jeffrey Wigand adalah seorang Whistle Blower yang sangat terkenal di Amerika Serikat sebagai pengungkap sekandal perusahaan The Big Tobbacoh. Perusahaan ini tahu bahwa rokok adalah produk yang gaddictiveh dan perusahaan ini menambahkan bahan gcarcinogenich di dalam ramuan rokok tersebut. Kita tahu bahwa gcarcinogenic adalah bahan berbahaya yang dapat menimbulkan kanker. Yang perlu diingat bahwa Whistle Blower tidak hanya pekerja atau karyawan dalam bisnis melainkan juga anggota di dalam suatu institusi pemerintahan (Contoh Khairiansyah adalah auditor di sebuah institusi pemerintah benama BPK).

Sabtu, 30 November 2013

STRATEGI PRODUK "BATIK"



1Nama   : Hartaty Robiasih
kelas     : 4EA13


“INDONESIAN OF BATIQUE”
PRODUK : Kaos dengan corak batik
NEGARA TUJUAN : USA



STRATEGI PRODUK
            Produk adalah keputusan utama yang harus dibuat oleh manager pemasaran dalam mengembangkan marketing mix.  Produk dapat definisikan barang atau jasa yang dijual belikan, dan apapun yang bias ditawarkan ke sebuah pasar dan bias memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan.

1.      Standarisasi
Standarisasi atau penyesuaian kebiasaan berarti menawarkan produk umum dengan dasar nasional, regional,atau seluruh dunia.
2.      Adaptasi
Penyesuaian pada pelanggan dengan membuat perubahan produk secukupnya pada suatu produk untuk dapat memenuhi keingin pasar setempat.

Strategi yang kami gunakan adalah adaptasi, karena Negara yang kita tuju adalah amerika serikat dimana warga Amerika Serikat memiliki postur yang lebih besar dari Indonesia dan memiliki iklim yang berbeda dengan Indonesia. Yang akan mempengaruhi jenis bahan. Perusahaan kami akan mengirimkan produk menyesuaikan dengan musim yang sedang berlangsung yaitu musim panas. Dikarenakan saat musim tersebut, keadaan yang berlangsung menyerupai keadaan di Indonesia.
Di Indonesia batik biasa dipakai untuk acara acara adat tertentu sehingga terkesan kuno, namun karena Amerika merupakan salah satu pusat mode dunia, sehingga kami menyesuaikan dengan membuat desain yang lebih modern yaitu Dress Batik. Sehingga warga Amerika dapat menggunakan dress tersebut untuk acara-acara seperti Garden Party, jamuan makan malem atau sekedar pesta bersama kerabat dekat.

STRATEGI PRODUK



Nama   : Hartaty Robiasih
kelas   : 4EA13

Strategi produk untuk indomie

Indomie adalah merek produk mi instan dari Indonesia. Di Indonesia, Indomie diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Produk dari perusahaan milik Sudono Salim ini mulai diluncurkan sejak tanggal 9 September 1970 dan diperkenalkan ke konsumen sejak tahun 1972, dahulu diproduksi oleh PT. Sanmaru Food Manufacturing Co. Ltd., dan pertama kali hadir dengan rasa Ayam dan Udang. Selain dipasarkan di Indonesia, Indomie juga dipasarkan secara cukup luas di manca negara, antara lain di Amerika Serikat, Australia, Nigeria  berbagai negara Asia dan Afrika serta negara-negara Eropa. hal ini menjadikan Indomie sebagai salah satu produk Indonesia yang mampu menembus pasar internasional. PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Melakukan adaptasi produk dengan cara Adaptasi. Dimana adaptasi itu adalah Penyesuaian pada pelanggan dengan membuat perubahan produk secukupnya pada suatu produk untuk dapat memenuhi keingin pasar setempat. PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dalam memasarkan produk tidak merubah produk indome dan merk dari produk indomei tersebut.
            PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk memasarkan produknya dengan cara adaptasi karena perusahaan mempproduksi produk harus menyesuaikan lingkungan di Negara-negara yang berbeda. Misalnya dengan rasa.
1)      Sifat produk    :
produk indomie ini dikemas dengan menggunakan teknologi yang canggih. Sehingga. Selain itu bentuk, rasa dan kemasan nya sangat menarik mempunyai warna, logo halal pada topografi arab dan keterangan pengesahan oleh Majellis UlamaIndonesia (MUI) serta nomor keterangan dari LPPOM:00300799., dan cita rasa yang beragam variasi rasanya yang sangat menonjol pada produk ini. serta kemasan mudah dibawa kemana-mana, kemasan indomie ini dikemas dengan bungkusan kedap udara sehingga produk tahan lama dan terjaga kualitasnya agar dapat meminimalkan kerusakan produk apabila untuk proses pengiriman ke luar negeri.

2)      Pesaingan        :
Produk indomie pesain yang paling berat adalah singapure. Namun produk indomie adalah produk buatan Indonesia asli yang terbuatt dari bahan yang berkualitas bahan baku yang alami dan diperkaya vitamin A,B1,B6,B12, Niasin, Asam Folat dan Mineralzat besi. Dengan menambahkan keterangan bervitamin, produsen ingin menunjukan bahwa mieinstan bergizi untuk dikonsumsi yang sudah terbukti di Indonesia untuk pemasaran ke Negara Nigeria.



3)             Lingkungan fisik                 :
Negara Nigeria merupakan Negara yang menyukai indomie dengan cita rasa ayam karna rasa ayam menurut masyarakat Nigeria sangat lezat dan murah bisa makan mie dengan cita rasa ayam. Sehingga p PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melakukan penyesuaian rasa yang digemari tiap Negara yang berbeda-beda. jenis-jenis rasa Indomie yang tersedia di Nigeria:
a)      Chicken Flavour (Rasa Ayam) 70g
·         Chicken Flavour Super Pack 120g
·         Chicken Flavour Hungry Man Size 210g
b)      Onion Chicken Flavour (Rasa Ayam Bawang)
c)      Pepper Chicken Flavour (Rasa Ayam Lada)
d)     Oriental Fried Noodles (Mi Goreng Oriental)

4)             Kondisi pasar       :
Indomie merupakan produk asli buatan Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas, dan produk indomie sudah terkenal di dunia. Produk indomie ini melakukan ke Negara lain dengan menyesuaikan kondisi pasar berbeda disetiap Negara yang memiliki cita rasa, budaya, dan kebiasaan yang berbeda untuk pencapaian peluang kerjasama dan menembus pasar internasional.

5)             Kelebihan adaptasi terhadap produk:
a.               Mampu memproduksi kan pemasaran produk di setiap Negara yang berbeda
b.              Dapat peluang penuh kerjasama penting
c.               Untuk mengakomodasikan perbedaan budaya antar Negara asal dan Negara tujuan
d.             Untuk membangun pasar luar negeri yang stabil melalui penyelarasan produk dengan kebutuhan pasar secara lebih baik atau dengan penyelarasan budaya pada produk
e.               Mampu mencegah bahaya kesehatan dan keamanan produk kepada masyarakat.

6)             Kelemahan adaptasi terhadap produk:
a.               masalah penetapan harga spesifik saat menjualbarang ke luar negeri
b.              menetapkan harga transfer untuk barang yang dikirim ke cabang luar negeri
c.               Penggunaan media juga membutuhkan penyesuaian internasional karena ketersediaan media berbada dari satu negara ke negara lain
d.      negosiasi internasional untuk dapat menjadi kompleks karena dihadapkan pada syarat-syarat hukum dan perundang- undangan di negara tuan rumah dan perusahaan sasaran dan mendapatkan informasi yang tepat untuk menegosiasikan perjanjian